Pilihan: Mengenal Lebih Dekat Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i * Terjemah Wasiat Syaikh Rabi 1429 H * Hukum Perpegang Pada Hisab Falaki untuk Penentuan Waktu Ibadah * Obat Takabur dan Tips Meraih Tawadhu'
RSS Feed RSS Feed RSS Feed RSS Feed
 

Menyambut Iedul Adha, Pelajaran Berharga dari Perjalanan Hidup Nabi Ibrahim

25 Syaban 1427 H / 19 September 2006 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 489 kali

Para pembaca yang berbahagia…
Sesaat lagi insya Allah kita akan merayakan hari raya Iedul Adha, suatu hari yang penuh dengan gema Takbir …Tahlil…dan Tahmid. Gema ini ini pun terus membahana di seluruh dunia ini. Dari sudut-sudut kota hingga pelosok-pelosok desa terdengar lantunan:

الله أكبر. الله أكبر. لا إله إلا الله و الله أكبر. الله أكبر و لله الحمد.
“Allah Maha Besar. Allah Maha Besar. Allah Maha Besar. Tiada ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan hanya milik Allah-lah segala pujian.” Selengkapnya…

ISLAM RAHMAT BAGI SEMESTA ALAM BUKAN AGAMA TERORIS

25 Syaban 1427 H / 19 September 2006 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 2,283 kali

Penulis : Ustadz Ruwaifi

Situasi dan kondisi pada hari-hari ini cukup memprihatinkan. Dimana Islam diopinikan sebagai agama teroris, dan teroris identik dengan umat Islam terkhusus orang-orang yang dipandang “militan”. Wallahul Musta’an.

Indahnya Agama Islam
Para pembaca, ketahuilah bahwa Islam merupakan rahmat bagi semesta alam dan bukan agama teroris. Dengan misi inilah Allah mengutus Rasul-Nya Muhammad . Sebagaimana dalam firman-Nya :
” Dan tiadalah kami mngutus kamu, malainkan sebagai rahmat bagi semesta alam” ( Al Anbiyaa’: 107) Selengkapnya…

Nasehat Penting, Menyambut Bulan Ramadhan

25 Syaban 1427 H / 19 September 2006 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 629 kali

Datangnya bulan Ramadhan merupakan idaman setiap muslim. Ungkapan Ahlan wa Sahlan Ya Ramadhan (selamat datang Ya Ramadhan) tidak hanya keluar dari qalbu dan lisan, bahkan persiapan demi persiapan pun selekas mungkin dilakukan, dengan penuh harapan dan kegembiraan semoga bisa bertemu dengan bulan suci umat Islam itu.
Namun sayang, kegembiraan itu sering diwarnai dengan perselisihan dalam menentukan awal masuknya shaum (puasa) bulan Ramadhan ataupun awal bulan Syawal (Iedul Fithri). Karena telah muncul berbagai macam suara dan cara dalam menentukan awal masuk dan keluarnya bulan suci Ramadhan, baik itu keputusan dari partai-partai ataupun ormas-ormas Islam. Selengkapnya…

2 JIL: TOLAK SYARI’AT ISLAM!

25 Syaban 1427 H / 19 September 2006 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 2,491 kali

Sekali lagi tentang JIL. Nama sebuah jaringan ini kian tenar, meskipun banyak pihak yang mengecamnya.
Sebenarnya kampanye penyatuan agama, “semua agama itu sama”, “sama-sama menyembah Tuhan”, “Islam bukan agama yang paling benar”, yang lebih populer disebut teologi pluralis, sudah cukup sebagai bukti bahwa mereka adalah para pengusung panji-panji kekufuran, yang pelakunya bisa jadi kafir alias murtad. Selengkapnya…

JIL DAN PENYATUAN AGAMA (1)

25 Syaban 1427 H / 19 September 2006 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 3,038 kali

Tidak ada keraguan lagi bagi setiap individu muslim, bahwa agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah agama yang paling sempurna sekaligus penyempurna dan penghapus bagi agama-agama sebelumnya. Tidak akan diterima lagi pemeluk agama-agama selain Islam setelah diutusnya Rasulullah . Walhasil, keyakinan seperti ini sebenarnya tidak perlu dikaji ulang, karena nash dari Al Qur’an ataupun As Sunnah tentang hal ini sangatlah banyak dan gamblang, terlebih lagi merupakan kesepakatan seluruh kaum muslimin. Allah berfirman:

“Sesungguhnya agama yang diridhoi oleh Allah hanyalah Islam.” (Ali Imran: 19)
“Barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima agama itu darinya dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang merugi.” (Ali Imran: 85) Selengkapnya…

Ziarah Kubur Dalam Bingkai Sunnah Nabawiyah

25 Syaban 1427 H / 19 September 2006 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 1,149 kali

Islam adalah agama yang paling mulia di sisi Allah , karena Islam dibangun diatas agama yang wasath (adil) diseluruh sisi ajarannya, tidak tafrith (bermudah-mudahan dalam beramal) dan tidak pula ifrath (melampaui batas dari ketentuan syari’at). Allah berfirman (artinya):
“Dan demikian pula, Kami telah menjadikan kalian (umat Islam) umat yang adil dan pilihan ….” (Al Baqarah: 142) Selengkapnya…