Pilihan: Mengenal Lebih Dekat Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi'i * Terjemah Wasiat Syaikh Rabi 1429 H * Hukum Perpegang Pada Hisab Falaki untuk Penentuan Waktu Ibadah * Obat Takabur dan Tips Meraih Tawadhu'
RSS Feed RSS Feed RSS Feed RSS Feed
 

Hukum Berpuasa Ketika Safar (lanjutan)

24 Rabbi-ul Awwal 1431 H / 09 March 2010 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 47 kali

Hukum Berpuasa Ketika Safar

Masih dalam pembahasan Bab Puasa Ketika Safar dari Kitab ‘Umdatul Ahkam, kali ini Al-Ustadz Ruwaifi’ menjelasakan rincian perbedaan pendapat para ulama tentang hukum berpuasa ketika safar. Hadits yang ke-182, 183, dan 184 dari kitab ini merupakan hadits-hadits yang kandungan maknanya secara zhahir saling bertentangan, sehingga dari sinilah para ulama -dengan ijtihad mereka- berbeda pendapat dalam beristinbath (menyimpulkan hukum) dalam permasalahan ini. Selengkapnya…

Kajian Kitab At-Tauhid: Tentang Syirkul Mahabbah

22 Rabbi-ul Awwal 1431 H / 07 March 2010 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 109 kali

Menduakan Cinta

Berikut ini catatan ringkas dari kajian Kitab At-Tauhid LKIBA Ma’had As-Salafy Jember yang disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Sa’id Hamzah pada hari Ahad, 15 dan 22 Shafar 1431 H / 31 Januari dan 7 Februari 2010 M. Selengkapnya…

Hidup Mulia dengan Mengikuti Sunnah Rasulullah

20 Rabbi-ul Awwal 1431 H / 05 March 2010 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 148 kali

Buletin Islam AL ILMU Edisi: 12/III/VIII/1431

Hidup Mulia dengan Mengikuti Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman (artinya): “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam suri tauladan yang baik bagi kalian (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari akhir dan dia banyak menyebut Allah.” (Al Ahzab: 21)

Para pembaca yang mulia, semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa mencurahkan rahmat dan taufiq-Nya kepada kita semua. Sibuk dengan ritual keagamaan belum menjadi jaminan seseorang telah shalih, alim, atau ahli ketaatan. Penampilan seseorang dalam beragama hendaknya diukur sejauh mana dirinya menerapkan amal shalih yang didasari keikhlasan dan mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Selengkapnya…

Pernyataan Terkini dari Asatidz tentang Ja’far Umar Thalib (28/02/2010)

19 Rabbi-ul Awwal 1431 H / 04 March 2010 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 344 kali

Pernyataan Terkini dari Asatidz tentang Ja’far Umar Thalib (28/02/2010)

NASEHAT DAN RENUNGAN

UNTUK SEGENAP SALAFIYYIN DI INDONESIA

Segala puji hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya dan siapa saja yang berloyalitas kepadanya. Amma ba’du:

Sesungguhnya dakwah Salafiyyah adalah dakwah yang berkah. Dan di antara nikmat Allah yang besar kepada kita adalah pemberian Allah kepada kita berupa taufiq-Nya untuk menelusuri jalan dakwah ini, hingga kita berjalan di atasnya, di atas manhajnya. Dakwah ini telah mendapatkan sambutan masyarakat, baik di desa maupun di kota. Sungguh, semua itu terwujud dengan taufiq dari Allah dan hidayah-Nya, lalu dengan kuatnya hubungan antara pemeluk dakwah ini dengan para ulamanya, demikian pula dengan kesungguhan para da’i yang istiqamah di atas jalan dakwah ini. Semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan.

Selengkapnya…

Siapa Saja Mahram Itu?

19 Rabbi-ul Awwal 1431 H / 04 March 2010 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 131 kali

Siapa Saja Mahram Itu?

Ada beberapa pertanyaan yang masuk seputar permasalahan muhrim, demikian para penanya menyebutnya, padahal yang mereka maksud adalah mahram. Perlu diluruskan bahwa muhrim dalam bahasa Arab adalah muhrimun, mimnya di-dhammah yang maknanya adalah orang yang berihram dalam pelaksanaan ibadah haji sebelum tahallul. Sedangkan mahram bahasa Arabnya adalah mahramun, mimnya di-fathah. Selengkapnya…

TEMPUH JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN!

17 Rabbi-ul Awwal 1431 H / 02 March 2010 / Print Print / Kirim Kirim / dibaca 173 kali

TEMPUH JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN!

WASPADAI JALAN MENUJU KEBINASAAN!

(Nasehat dari Samahatul Imam Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah)

Perhatikanlah -wahai saudaraku- bimbingan ini! Takutlah engkau akan ringannya timbangan amalanmu! Takutlah engkau akan diberikannya catatan amalan engkau dari arah kiri, karena sesungguhnya itu semua adalah musibah yang besar, maka bersemangatlah engkau untuk menjalani sebab-sebab (amalan) yang bisa mengantarkan kepada kebahagiaan dan keberhasilan, yang bisa memberatkan timbangan amalanmu, dan diberikannya catatan amalanmu dari arah kanan, sehingga engkau menjadi orang yang sukses dan berhasil. Selengkapnya…